Datang Jauh, Hanya Dapat 3 Liter
Di balik insiden tersebut, terselip cerita pilu dari pengendara lain. Yani Neti, pemilik Honda Beat DH 5162 GD, mengaku datang jauh-jauh dari Desa Nusakdale Kecamatan Pantai Baru untuk mengantre BBM.
BBM itu sangat dibutuhkannya untuk merontokkan padi dan mengantar anak-anaknya ke sekolah. Namun setelah perjalanan jauh dan antre panjang, ia mengaku hanya mendapatkan tiga liter BBM.
Beban Yani semakin berat karena motornya ikut mengalami kerusakan dalam kejadian tersebut. Kerusakan diperkirakan membutuhkan biaya perbaikan sekitar Rp350.000.
Sementara itu, LL selaku pemilik Honda Scoopy yang berasap juga harus menanggung kerugian. Perbaikan motornya diperkirakan mencapai Rp340.000.
Namun ia juga mengapresiasi Petugas SPBU Merina yang sigap melakukan upaya pemadaman terhadap sepeda motornya dengan APAR.
Petugas Nosel dan Security Sigap Lakukan Pemadaman
Kesigapan Risto Matara selaku petugas nosel bersama Randy selaku petugas keamanan SPBU Metina menjadi perhatian dalam insiden tersebut. Keduanya segera mengambil tindakan setelah mengetahui adanya sepeda motor yang mengeluarkan asap hitam di tengah antrean.
Dengan menggunakan APAR, mereka melakukan upaya pemadaman untuk mengantisipasi risiko kebakaran yang lebih besar. Langkah cepat tersebut sangat penting karena kejadian berlangsung di area pengisian BBM yang dipadati kendaraan dan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
