IGD dan Rawat Inap Puskesmas Ndao Ditutup Mulai Hari Ini, DPRD Tegaskan Tak Bisa Ditoleransi

deny moy-2
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, ST
  • Bagikan

“Memang ada kendala tenaga kesehatan enggan ke Ndao, tapi itu bukan alasan. Harus cari solusi,” ujarnya tegas.

Denison juga mendorong pemerintah daerah untuk segera memberikan insentif khusus bagi tenaga kesehatan yang bersedia bertugas di Pulau Ndao, melalui dukungan anggaran APBD.

Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya penegakan disiplin kepegawaian. Tenaga kesehatan yang menolak penugasan, menurutnya, harus ditindak sesuai aturan, bukan justru berdampak pada terhentinya pelayanan publik.

“Saya ingatkan, tidak ada alasan untuk menutup pelayanan kesehatan,” tandasnya.

Pengumuman penutupan IGD dan rawat inap Puskesmas Ndao

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Puskesmas Ndao maupun Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao belum memberikan keterangan resmi.

Penutupan IGD dan rawat inap ini menjadi sorotan tajam karena menyangkut hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius terkait kesiapan sistem kesehatan di wilayah kepulauan. (nr1)

Baca Juga:
Bupati Rote Ndao Gandeng Kajari Baru Kawal Proyek K-SIGN dan Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version