Peringati HLUN 2026, Wabup Apremoi: Lansia bukan Beban, Mereka Fondasi Bangsa

Senam Pagi
Senam Pagi bersama Wabup Apremoi Dudelusy Dethan bersama Para Lansia di Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Kabupaten Rote Ndao, Bertempat di UPTD Puskesmas Ba'a, Selasa, 26//5/2026.
  • Bagikan

Ba’a, NusaRote.ID – Halaman UPTD Puskesmas Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, dipenuhi ratusan lansia dengan pakaian senam warna-warni pada Selasa (26/5/2026) pagi. Suasana penuh tawa dan sapaan hangat mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat nasional dan ke-13 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rote Ndao menjadi salah satu titik pelaksanaan peringatan HLUN tahun ini dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para lanjut usia secara aktif dan penuh semangat.

Acara diawali dengan senam pagi bersama. Ratusan lansia tampak antusias mengikuti gerakan instruktur diiringi musik yang menciptakan suasana meriah dan penuh energi.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar langsung di area puskesmas. Para tenaga medis memeriksa tekanan darah, gula darah, hingga kondisi kesehatan umum para peserta.

Tak hanya itu, suasana semakin semarak dengan lomba fashion show lansia yang menampilkan kreativitas dan kepercayaan diri para peserta lanjut usia.

Momentum kebersamaan tersebut dimanfaatkan Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi, untuk berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas Sosial dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan terkait rencana pelaksanaan olahraga rutin bagi lansia setiap bulan.

“Kalau kegiatan seperti ini rutin dilakukan, saya percaya papa mama akan semakin sehat dan bahagia,” ujar Wabup Apremoi di sela kegiatan.

Gagasan tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari para lansia yang hadir. Tepuk tangan dan sorakan terdengar usai senam sehat bersama, menandakan dukungan terhadap program tersebut.

Apresiasi untuk Perjuangan Lansia

Dalam sambutannya, Wabup Apremoi menegaskan bahwa generasi saat ini menikmati pembangunan berkat perjuangan dan pengorbanan para lansia di masa lalu.

“Generasi saat ini dapat menikmati pembangunan dan kemajuan berkat perjuangan serta pengorbanan para lansia di masa lalu,” katanya di hadapan peserta dan undangan.

Menurutnya, penghormatan kepada lansia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka hidup sehat, aman, dan sejahtera.

“Ini momentum penting untuk meningkatkan kepedulian, penghormatan dan perhatian kepada para lanjut usia yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” tegasnya.

Olahraga Rutin Lansia Masuk Agenda Pemkab

Sebagai Ketua Komda Lansia Kabupaten Rote Ndao, Apremoi memastikan pemerintah daerah akan menyusun jadwal tetap olahraga rutin bagi para lansia.

Ia menilai aktivitas fisik secara berkala tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga memperkuat semangat hidup dan interaksi sosial para lansia.

“Kalau orang tua ku semua mau, setiap bulan nanti kita olahraga rutin seperti ini. Nanti kita tentukan tanggal dan waktunya. Biar papa mama tetap sehat dan bersemangat,” ujarnya.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HLUN 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Kementerian Sosial RI sepanjang Mei hingga Juni 2026.

Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, jalan sehat dan senam lansia, operasi katarak, fashion show lansia, hingga kegiatan sosial yang menjangkau desa-desa terpencil.

Pada kesempatan itu, para lansia juga menerima bingkisan kasih dari pihak swasta, di antaranya KADIN Rote Ndao, HIPMI Rote Ndao, dan PT Boa Development.

Tantangan Pelayanan Lansia di Wilayah Kepulauan

Meski optimistis, Wabup Apremoi mengakui masih ada berbagai tantangan dalam pemenuhan hak-hak lansia di Rote Ndao sebagai daerah kepulauan di ujung selatan Indonesia.

“Keterbatasan sarana dan prasarana, jangkauan pelayanan, serta pemenuhan kebutuhan sosial dan kesehatan” masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Kondisi geografis yang terdiri dari pulau-pulau kecil membuat akses pelayanan kesehatan dan sosial belum merata. Banyak lansia di desa terpencil masih jauh dari fasilitas kesehatan dasar.

Karena itu, kegiatan terpusat seperti yang digelar di Puskesmas Ba’a dinilai penting sekaligus menjadi pengingat perlunya perluasan jangkauan layanan bagi para lansia.

Menuju Lansia Tangguh dan Sejahtera

Peringatan HLUN 2026 di Rote Ndao diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial terhadap para lansia agar tetap tangguh, mandiri, dan sejahtera.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, merawat lansia bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah dan nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada generasi penerus. (nr1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version