Reses di Rote Ndao, Usman Husin Temukan Masalah Cekdam, Terima Aspirasi Petani dan Nelayan

Usman husin di bolatena
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin foto bersama ratusan warga Desa Bolatena dan Lifuleo selepas reses di Desa Bolatena, Kecamatan Landu Leko, bertempat di Gereja Eben Haezar Bolatena, Selasa (5/5/2026). (Foto: Bobby/NusaRote.ID)
  • Bagikan

Pantai Baru, NusaRote.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, melanjutkan agenda reses hari ketiga di Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (5/5/2026) dengan rangkaian kegiatan padat.

Putra daerah Rote Ndao itu memulai kunjungan dengan meninjau langsung Cekdam Umakapa di Kecamatan Pantai Baru, sebelum melanjutkan dialog bersama warga di tiga desa.

Didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan, Venansius Gampur, ST, Usman mengecek kondisi cekdam yang mengairi persawahan Lanamok Timur. Dari hasil peninjauan, ia menemukan dua persoalan utama yakni pintu air yang macet serta hilangnya bantalan karet yang menyebabkan air cepat menyusut.

Disambut Adat, Warga Sambut Hangat Kunjungan

Usai dari Pantai Baru, Usman melanjutkan reses ke Desa Bolatena, Kecamatan Landu Leko. Ratusan warga dari Desa Bolatena dan Lifuleo telah berkumpul di Gereja Ebenhaizer sejak pagi.

Kehadiran Usman disambut secara adat oleh Maneleo Baatein, J.W. Johannis. Ia dikenakan selendang khas Rote dan ti’ilangga sebagai bentuk penghormatan.

“Ini kunjungan pertama anggota DPR RI ke desa kami. Kehadiran Bapak Usman membawa kebanggaan tersendiri,” ujar Johannis.

Antusiasme serupa juga terlihat saat kunjungan di Desa Faifua dan Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur.

Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Dalam pertemuan tersebut, Usman Husin menegaskan komitmennya untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya petani, nelayan, dan masyarakat adat.

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang bermitra dengan sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan, ia menyatakan siap mengawal kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat pusat.

“Saya ada di Senayan karena rakyat. Manfaatkan saya untuk membantu lewat jalur aspirasi,” tegasnya.

Ia juga menyebut petani sebagai “pahlawan kehidupan umat manusia”.

Beragam Bantuan Siap Disalurkan

Usman memaparkan berbagai bantuan yang dapat diakses masyarakat melalui jalur aspirasinya. Di sektor pertanian, bantuan meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester, traktor, alat tanam, pompa air, hand sprayer, sumur bor, irigasi tersier, jalan usaha tani, hingga benih padi dan jagung.

Selain itu, tersedia program Bang Pesona berupa bantuan uang tunai untuk kelompok tani. Sementara di sektor perikanan, bantuan mencakup pukat, mesin perahu, cool box, bibit ikan air tawar hingga bantuan ayam petelur.

Warga Keluhkan Minimnya Sarana Pertanian

Dalam sesi dialog, warga dari Bolatena, Faifua, dan Matasio menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari kekurangan traktor, alat tanam, bibit, hingga persoalan mafia pupuk, irigasi, sumur bor, jalan usaha tani, serta obat hama.

Menanggapi hal tersebut, Usman menegaskan bahwa bantuan hanya dapat diberikan kepada kelompok tani yang terdaftar resmi di Simluhtan dan memiliki RDKK.

“Bantuan tidak untuk perorangan. Semua harus melalui kelompok dan dimanfaatkan bersama,” jelasnya.

Bantuan Dijamin Gratis dan Diawasi

Usman juga memastikan seluruh bantuan melalui jalur aspirasinya diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya. Ia menegaskan akan turun langsung dalam proses penyerahan bantuan.

“Semua bantuan gratis. Saat penyerahan, seluruh anggota kelompok harus hadir,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan tersebut akan diawasi oleh aparat penegak hukum untuk memastikan tidak disalahgunakan.

Tinjau Lokasi Kampung Nelayan

Menutup rangkaian reses, Usman Husin menyempatkan diri meninjau calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Papela.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Rote Ndao melalui program berbasis kebutuhan riil di lapangan. (nr1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version