Loaholu, NusaRote.ID – Jalan rusak, fasilitas kesehatan yang belum berfungsi optimal, hingga sulitnya warga membawa hasil pertanian menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat Desa Lidor, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
Kondisi tersebut dinilai menghambat akses kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan itu.
Keluhan warga mengemuka dalam pertemuan bersama anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Partai Perindo, Yunus Panie, di Dusun Oeine, Desa Lidor, Rabu (13/5/2026).
Warga menyoroti kualitas pembangunan jalan sepanjang 900 meter yang baru selesai dikerjakan namun dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis sehingga dikhawatirkan cepat mengalami kerusakan.
“Keluhan kualitas jalan ini harus ditindaklanjuti serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kalau pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, tentu harus diawasi kembali agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia,” ujar Yunus Panie.
Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan penghubung dari Feama Fatunao hingga Mundek menuju Desa Lidor yang rusak parah.
Jalur tersebut menjadi akses utama warga untuk membawa pasien sakit, ibu bersalin, hingga mengangkut hasil pertanian ke pasar.
Menurut Yunus, persoalan infrastruktur desa harus menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap pelayanan dasar masyarakat.
Ia menyatakan akan memperjuangkan alokasi anggaran sekaligus mendorong pengawasan lebih ketat terhadap proyek infrastruktur di wilayah pedesaan.
“Kualitas jalan tidak hanya menentukan mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan kesehatan, akses pendidikan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Dorong Aktivasi Pustu dan Bantuan Dasar Warga
Dalam pertemuan tersebut, Yunus juga menyampaikan rencana perpanjangan jalan sekitar satu kilometer menuju lokasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah itu.
Langkah tersebut disiapkan untuk mendukung pengoperasian fasilitas kesehatan yang selama ini belum berjalan optimal.
Menurutnya, akses menuju layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak agar warga tidak lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis.
“Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata Partai Perindo hadir dan peduli pada masyarakat. Segala aspirasi mulai dari kesehatan, infrastruktur, pertanian, hingga kebutuhan dasar akan saya bawa ke sidang dewan untuk diperjuangkan alokasi anggarannya,” tutur Yunus.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Yunus juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis serta membagikan obat-obatan kepada warga.
Empat unit meteran listrik gratis turut diserahkan kepada masyarakat Dusun Oeine untuk membantu kebutuhan dasar warga.
Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan berbagai kebutuhan lainnya, mulai dari bantuan traktor pertanian, perbaikan jaringan perpipaan irigasi, hingga bantuan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.
“Saya pastikan suara warga Lidor akan terdengar dan diperjuangkan sampai terwujud,” tegas Yunus Panie. (*/nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
