Salah satu kegiatan unggulan dalam festival ini adalah lomba bertutur cerita rakyat untuk siswa SD/MI yang diikuti 75 peserta dari 29 sekolah, melampaui target awal sebanyak 70 peserta. Lomba ini bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi sejak usia dini.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membangun budaya baca dan meningkatkan kualitas literasi siswa,” tambah Folkes.
Seluruh rangkaian kegiatan Festival Literasi 2026 ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik bidang pendidikan subbidang perpustakaan tahun anggaran 2026.
Melalui kegiatan ini, Disperpusap berharap dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. (rnc/nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
