RBL, NusaRote.ID – Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudila, A.Md, melakukan gebrakan berbeda dengan menggelar kegiatan reses di area persawahan Paonituk, Desa Ingguinak, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan reses yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WITA itu mendapat apresiasi dari masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Rote Barat Laut karena dinilai lebih dekat dengan kebutuhan petani di lapangan.
Reses tersebut dihadiri warga dan kelompok tani dari Desa Temas, Modosinal, Ingguinak dan Netenain. Turut hadir Penjabat Desa Ingguinak, Pemerintah Kecamatan Rote Barat Laut, perwakilan Dinas Pertanian, penyuluh pertanian serta tokoh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan DPRD agar dapat diperjuangkan bersama pemerintah daerah.
Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, para petani menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk menunjang aktivitas pertanian. Aspirasi yang disampaikan antara lain bantuan mesin pompa air, kawat duri, pupuk, hingga obat-obatan pembasmi hama.
Selain itu, petani juga meminta dukungan sarana dan prasarana pertanian lainnya guna meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah tersebut.
“Kami berharap kebutuhan petani dapat diperhatikan sehingga aktivitas pertanian berjalan maksimal dan hasil panen meningkat,” ujar salah satu perwakilan kelompok tani.
Menanggapi aspirasi tersebut, Alfred Saudila menegaskan seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Alfred juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan fasilitas sumur bor secara maksimal. Ia menilai keberadaan sumur bor menjadi solusi penting bagi petani yang sebelumnya hanya mengandalkan sawah tadah hujan.
“Dengan adanya sumur bor ini, masyarakat harus memanfaatkannya secara maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian,” kata Alfred Saudila.
Ia menjelaskan, sebelum adanya sumur bor, sebagian besar petani hanya mampu menanam padi satu kali dalam setahun akibat keterbatasan air.
Namun kini, setelah adanya bantuan sumur bor dari kementerian, para petani mulai memiliki peluang untuk melakukan penanaman hingga dua kali dalam setahun.
Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian sekaligus menambah pendapatan masyarakat di kawasan persawahan Paonituk dan sekitarnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan penuh kekeluargaan. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan demi mendukung kesejahteraan petani di Kecamatan Rote Barat Laut.
Sementara itu, Camat Rote Barat Laut, Josua Dethan, SP, memberikan apresiasi atas langkah Ketua DPRD Rote Ndao yang memilih menggelar reses langsung di area persawahan saat musim panen berlangsung.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk inovasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat untuk menyerap aspirasi petani.
“Ini bentuk terobosan dewan yang jemput bola untuk menampung aspirasi warga,” ujar Josua Dethan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Rote Barat Laut Josua Dethan, SP, perwakilan Dinas Pertanian Ida Bahren, SP, penyuluh pertanian, aparat Desa Ingguinak, serta warga dan kelompok tani dari Desa Ingguinak, Modosinal dan Temas. (nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
