Ba’a, NusaROTE.ID – Tidak ada yang bisa memprediksi kapan bencana datang. Gempa yang mengguncang Flores beberapa waktu lalu menyisakan duka dan luka. Di tengah itu, secercah harapan tumbuh dari Rote Ndao, pulau paling selatan Indonesia.
Selama 6 hari, mulai 18 hingga 25 Agustus 2026, anggota Polres Rote Ndao bahu-membahu menggalang bantuan. Dari uang saku pribadi, patungan antar satuan, hingga dukungan dari rekan-rekan di luar daerah. Semua dikumpulkan dengan satu tujuan meringankan beban saudara-saudara di Flores.
Rabu sore, 26 Agustus 2026, hasil kepedulian itu dilepas secara resmi oleh Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K dari Mapolres Rote Ndao. Tidak hanya berupa angka, tapi juga wujud nyata kepedulian.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas anggota Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“ini murni dari anggota Polres Rote Ndao dan dukungan dari satuan lain. Kami tidak bisa hadir langsung di setiap rumah yang terdampak. Tapi melalui bantuan ini, semoga kami bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Flores,” ujar Kapolres AKBP Henry dalam arahan apel pelepasan bantuan gempa Flores
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
