Ba’a, NusaROTE.ID – Tanggul di kawasan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Rote Ndao, tepatnya di Pond 0 Petak 6, Desa Serubeba, Kecamatan Rote Timur, dibongkar warga pada Sabtu, 27 September 2026.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kepala Balai Besar Garam, Muhammad Zaki Mahasin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan tanggul yang rusak telah diperbaiki dan fungsinya kembali normal.
Pernyataan tersebut disampaikan Zaki Mahasin dalam keterangan pers resmi kepada redaksi, Rabu, 30 September 2026.
Menurut Zaki, kejadian itu diketahui berdasarkan laporan pelaksana proyek, PT Nindya Karya. Dalam laporan disebutkan, bagian tanggul di Pond 0 Petak 6 mengalami kerusakan dan terbuka, sehingga berpotensi mengganggu fungsi tanggul sebagai penampung air.
Kejadian tersebut dicatat sebagai pembukaan atau pembobolan tanggul oleh pihak yang tidak diketahui dan tidak berwenang.
Tanggul Sudah Ditutup Kembali
KKP menegaskan penanganan di lapangan dilakukan dengan pendekatan persuasif, dialogis, dan koordinatif bersama aparat keamanan serta pemerintah daerah.
“Tanggul yang sebelumnya terbuka telah ditutup dan diperbaiki kembali untuk memastikan fungsinya kembali sebagaimana mestinya,” tulis Zaki dalam keterangan resmi tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
