Topik : 

Semarak Festival Literasi Rote Ndao 2026, Dari Tari Tradisional hingga Literasi Digital

literasi rote ndao
Festival Literasi yang berlangsung di Ba'a, Rote Ndao. (Foto: Jacky/NusaRote.ID)
  • Bagikan

Ba’a, NusaRote.ID Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusap) Kabupaten Rote Ndao menggelar Festival Literasi tingkat kabupaten tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 April 2026 di Lapangan Cristian N. Dilak, dan menjadi bagian dari rangkaian program literasi daerah yang dijadwalkan hingga 29 April 2026.

Festival Literasi Rote Ndao menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan budaya, mulai dari pertunjukan tari tradisional, lomba bertutur cerita rakyat, hingga sosialisasi perpustakaan digital melalui aplikasi yang dapat diunduh di Play Store. Kegiatan ini menyasar pelajar, guru, serta masyarakat umum.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Disperpusap Rote Ndao, Folkes Panie, menyebut festival ini sebagai langkah strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah “Rote Ndao Cerdas”.

“Festival literasi ini menyasar pelajar, guru, dan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya baca,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah keterlibatan yang mencapai ratusan orang. Peserta berasal dari berbagai sekolah di Rote Ndao, di antaranya SMA Negeri 1 Lobalain dengan 105 peserta, SMA Kristen Siloam Ba’a sebanyak 75 peserta, serta sejumlah siswa dari tingkat SMP dan SD di wilayah Ba’a dan sekitarnya. Selain itu, sekitar 150 peserta berasal dari masyarakat umum.

Salah satu kegiatan unggulan dalam festival ini adalah lomba bertutur cerita rakyat untuk siswa SD/MI yang diikuti 75 peserta dari 29 sekolah, melampaui target awal sebanyak 70 peserta. Lomba ini bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi sejak usia dini.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membangun budaya baca dan meningkatkan kualitas literasi siswa,” tambah Folkes.

Seluruh rangkaian kegiatan Festival Literasi 2026 ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik bidang pendidikan subbidang perpustakaan tahun anggaran 2026.

Melalui kegiatan ini, Disperpusap berharap dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Rote Ndao. (rnc/nr1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version