Jakarta, NusaRote.ID – Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan pada perdagangan Senin (1/6/2026). Aset kripto terbesar di dunia itu turun sekitar 0,91 persen dan diperdagangkan di kisaran 73.400 dolar AS, seiring melemahnya sentimen pasar kripto global.
Data CoinMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga terkoreksi sekitar 0,95 persen. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya aksi jual investor institusi melalui produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Dalam sembilan hari perdagangan berturut-turut, ETF Bitcoin spot mencatat arus dana keluar (outflow) mencapai 2,84 miliar dolar AS. Angka tersebut menjadi rentetan outflow terpanjang sejak ETF Bitcoin spot pertama kali diluncurkan pada 2024.
Aksi Jual ETF BlackRock jadi Sorotan
Tekanan terbesar terjadi pada 26 Mei 2026 ketika ETF Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), mengalami transaksi penjualan blok bernilai sekitar 1,26 miliar dolar AS.
Berdasarkan analisis NYDIG, transaksi tersebut diduga berasal dari investor besar yang memutuskan mengurangi eksposur mereka terhadap Bitcoin dalam waktu singkat.
Langkah tersebut memberikan dampak langsung terhadap pergerakan harga Bitcoin karena ETF spot selama ini menjadi salah satu jalur utama masuknya dana institusi ke pasar aset digital.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
