Rote Ndao Selangkah Lagi Jadi Pusat Garam Nasional, Bupati Paulus Henuk Bahas K-SIGN Tahap II dengan KKP RI

bupati rote ndao
Suasana pertemuan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta, Senin 18/5/2026. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Selain itu, masyarakat lokal juga akan diprioritaskan dalam proses perekrutan tenaga kerja agar manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan warga Rote Ndao.

“Saya minta komunikasi dan koordinasi terus berjalan intensif antara Pemkab, Kementerian, dan semua pihak terkait di setiap tahap. Tujuannya satu, program ini berjalan baik, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Rote Ndao,” tegas Paulus Henuk.

Dorong Ekonomi Lokal dan Swasembada Garam Nasional

Rote Ndao dikenal memiliki potensi lahan garam yang besar dan telah menjadi salah satu daerah penghasil garam nasional.

Jika pembangunan K-SIGN Tahap II berjalan sesuai rencana, dampaknya diperkirakan tidak hanya dirasakan sektor industri garam, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, hingga menjaga stabilitas harga garam di tingkat konsumen.

Pertemuan antara Pemkab Rote Ndao dan KKP RI ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan kawasan industri garam modern di wilayah paling selatan Indonesia tersebut.

Masyarakat kini menunggu tindak lanjut koordinasi teknis dan kepastian dimulainya tahap konstruksi proyek K-SIGN Tahap II di Rote Ndao. (nr1)

Baca Juga:
Brimob NTT Gencarkan Ketahanan Pangan, Rawat Tanaman Jagung Bersama Petani di Rote Ndao

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version