Rangkaian upacara dimulai tepat waktu. Diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara bahwa upacara siap dilaksanakan. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan umum, pembacaan Pancasila oleh Inspektur Upacara yang ditirukan oleh seluruh peserta, pembacaan Pembukaan UUD 1945, dan pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila.
Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sikap sempurna. Tidak ada yang bergeming. Hening dan khidmat terasa, sebagai bentuk penghormatan mendalam atas perjuangan para pahlawan bangsa dalam mempertahankan Pancasila dari rongrongan gerakan yang ingin menggantikannya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober bukan sekadar seremonial tahunan. Momentum ini menjadi pengingat kolektif bagi seluruh masyarakat Rote Ndao, khususnya generasi muda, bahwa Pancasila telah teruji sebagai pemersatu bangsa. Di Bumi Ita Esa yang majemuk, nilai-nilai Pancasila harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui upacara ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao meneguhkan kembali komitmen untuk terus merawat persatuan, menjaga toleransi, dan membangun Rote Ndao yang berdaulat, adil dan makmur berlandaskan Pancasila.
Upacara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara. (nr1).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
