Jakarta, NusaROTE.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Hilda Manafe, mengusulkan pembentukan kawasan terintegrasi untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor industri garam di Pulau Rote dan Pulau Sabu.
Usulan tersebut diharapkan dapat masuk dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun mendatang guna memperkuat pengembangan ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor garam industri.
Usulan itu disampaikan Hilda Manafe dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran kementerian bidang ekonomi yang berlangsung di Ruang Rapat GBHN, Lantai I Gedung DPD RI, Senin (22/6/2026).
Rapat strategis tersebut membahas asumsi dasar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) serta Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027.
Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Wakil Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
Dalam forum tersebut, Senator asal NTT itu menegaskan bahwa dirinya membawa aspirasi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua yang membutuhkan dukungan pembiayaan langsung dari pemerintah pusat.
Berdasarkan hasil kunjungan reses ke Pulau Sabu dan Pulau Rote, Hilda menilai kedua wilayah tersebut memiliki potensi besar sebagai sentra produksi garam nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
