Ba’a, NusaROTE.ID — Derita petani di Desa Oeledo karena kekurangan air akhirnya disuarakan langsung ke wakil rakyat. Dalam kegiatan reses, warga meminta Anggota DPRD Rote Ndao dari PSI, Drs. Agustaf Dethan, memperjuangkan pembangunan embung agar mereka tak lagi mengungsi ke daerah lain untuk bertani.
Reses yang digelar Sabtu malam (8/8/2026) di Desa Oeledo, Kecamatan Pantai Baru itu dihadiri warga dari Dusun Bebengu 1, Bebengu 2 Desa Oeledo dan Desa Fatelilo. Suasana diskusi berlangsung hangat. Warga bergantian menyampaikan keluh kesah yang selama ini mereka hadapi.
Anggota Komisi A DPRD Rote Ndao itu membuka forum dengan mengajak warga jujur menyampaikan persoalan.
“Silakan sampaikan semua aspirasi dan keluhan. Itu tugas saya untuk perjuangkan,” kata Agustaf.
Keluhan paling keras datang dari Ronal Manuk. Ia mewakili petani yang sudah lelah bertani di tengah keterbatasan air.
“Karena tidak ada air, banyak petani dari Oeledo terpaksa angkat kaki. Ada yang ke Oehu, Desa Persiapan Tetuli, Mekaran Desa Keoen, bahkan sampai Kupang Barat,” keluh Ronal.
Ia lalu menitipkan harapan besar: pembangunan embung di Desa Oeledo.
“Kalau ada embung, lahan petani bisa hidup lagi. Petani bisa pulang dan bertani di kampung sendiri,” pintanya.
Menanggapi itu, Agustaf langsung mengamini.
“Saya catat. Pembangunan embung di Oeledo akan saya perjuangkan,” janji Agustaf.
Tak hanya embung, warga lain juga menitipkan bantuan. Yus Loden meminta mesin pompa air 2 dim beserta pipa. Sementara Alfonsus Bollu mengusulkan bantuan kawat duri untuk pagar kompleks persawahan Busaka di Falanoen. Warga lain juga mengusulkan sampan untuk melaut.
“Untuk pompa air dan kawat duri, saya akan bantu. Itu kebutuhan mendesak agar pertanian bisa jalan,” tegas Agustaf.
Politisi PSI ini juga menegaskan komitmennya untuk warga Pantai Baru.
“Saya bisa duduk di DPRD karena dukungan masyarakat. Oeledo dan Fatelilo akan jadi fokus utama saya. Kalau kita bekerja dengan tulus, Tuhan pasti buka jalan dan masyarakat terbantu,” ujarnya.
Di luar agenda formal, Agustaf bersama istri menyempatkan berbagi kasih. Sebanyak 16 janda menerima bantuan. 20 ibu yang membantu konsumsi juga diberi bingkisan sebagai bentuk apresiasi.
Acara ditutup dengan foto bersama dan makan malam penuh keakraban antara wakil rakyat dan konstituennya.
Bagi warga Oeledo, reses ini bukan sekadar pertemuan. Ini titipan harapan agar mereka tidak lagi meninggalkan kampung hanya karena kekurangan air. (nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
