Ba’a, NusaROTE.ID – Lima tahun lamanya Desa Nuse, Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao, hidup tanpa listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Sejak 2021 pembangkit satu-satunya itu mati total. Hingga Sabtu 28/6/2026, Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Rote Ndao melakukan bakti sosial dan berhasil menyalakannya kembali.
Ini hadiah HUT Bhayangkara ke-80 untuk warga pulau paling barat daya Indonesia.
“Ini bentuk kepedulian Polri. Kami jadikan hadiah ulang tahun untuk warga Nuse,” ujar Kasat Intelkam Polres Rote Ndao, IPTU Charles Rihi Pati, S.H., saat dikonfirmasi Selasa 1/7/2026.
Mantan Kasat Narkoba Polres Manggarai Timur ini menyebut perbaikan diprioritaskan untuk kantor desa dan tempat ibadah.
Kerusakannya Parah: Panel Banjir, Kabel Dimakan Tikus
Survei awal tim Sat Intelkam menemukan kondisi PLTS memprihatinkan.
PLTS Desa Nuse memiliki 126 panel surya 200 Watt dengan total daya 25.200 Watt, 80 unit aki 2 Volt 1000A, 9 unit MPPT, dan 4 inverter. Hasilnya: hanya 40 aki yang masih normal. Sisanya rusak. Semua inverter dan MPPT rusak berat karena kemasukan air hujan. Kabel sistem juga putus, jadi sarang tikus.
“Ini satu-satunya sumber listrik warga Pulau Nuse. Sudah mati sejak 2021 dan belum pernah diperbaiki,” jelas Charles.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










