iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

IGD dan Rawat Inap Puskesmas Ndao Ditutup Mulai Hari Ini, DPRD Tegaskan Tak Bisa Ditoleransi

deny moy-2
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, ST
  • Bagikan

Ba’a, NusaRote.ID – Manajemen Puskesmas Ndao resmi menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap terhitung mulai hari ini, 1 Mei 2026, hingga waktu yang belum ditentukan.

Penutupan mendadak ini langsung memicu kekhawatiran serius karena menyangkut akses layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebijakan tersebut diambil akibat keterbatasan tenaga medis dan paramedis.

Saat ini, jumlah tenaga yang tersedia dinilai tidak mencukupi, ditambah adanya rangkap tugas serta satu tenaga kesehatan yang sedang menjalani cuti hamil.

Dampaknya, pelayanan kesehatan di wilayah tersebut lumpuh. Bahkan, warga yang membutuhkan perawatan lanjutan diminta melakukan rujukan mandiri ke fasilitas kesehatan lain.

Situasi ini menuai reaksi keras dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Moy, ST. Ia menegaskan bahwa penutupan fasilitas kesehatan, terutama IGD, tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Fasilitas kesehatan harus buka 24 jam, tanpa alasan apa pun,” tegas Denison saat dihubungi, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, alasan kekurangan tenaga medis tidak boleh dijadikan dasar untuk menghentikan layanan yang menyangkut keselamatan jiwa. Ia mendesak Dinas Kesehatan segera mengambil langkah cepat dan konkret.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *