“Minggu depan kami akan Rapat, Dinas Tenaga Kerja akan membuka informasi melalui media dan berkoordinasi dengan Dinas PMD, kepala desa, serta camat. Kalau kualifikasinya sesuai, maka akan direkrut,” ujarnya.
Paulus memastikan warga Rote Ndao menjadi prioritas utama, kecuali untuk posisi ahli tertentu yang belum tersedia di daerah.
Untuk tahap kedua K-SIGN, proses persiapan, sosialisasi, dan pendataan lahan sedang berjalan. Pengukuran lahan akan dilakukan oleh lembaga independen. Berbeda dengan tahap pertama yang menggunakan pola kerja sama, tahap kedua memakai mekanisme pembelian lahan masyarakat.
“Kita berharap dalam negosiasi harga, bukan NJOP tetapi pembelian mengikuti harga pasar plus dengan segala sesuatu yang ada atas lahan itu. Tanaman-tanaman produktif yang ada diatas lahan tersebut akan dihitung dan diakumulasi menjadi harga jual lahan masyarakat,” pungkasnya. nr1
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
