iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Brimob NTT Gencarkan Ketahanan Pangan, Rawat Tanaman Jagung Bersama Petani di Rote Ndao

Reporter : Arwadi E. I. Adu Editor: Bobby F. Piras
Brimob NTT, Rawat Tanaman Jagung
Personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda NTT saat bersama petani melakukan penyiangan gula pada tanaman jagung di Desa Persiapan Ne'e, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Sabtu, 18/7/2026. Foto : Wardi/NusaROTE.ID
  • Bagikan

Ba’a, NusaROTE.ID – Mendukung target swasembada pangan nasional serta mewujudkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai lumbung jagung nasional Personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda NTT terjun langsung ke sektor pertanian. Bersama Kelompok Tani, mereka melakukan perawatan intensif tanaman jagung di Desa Persiapan Ne’e, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu,18/7/2026.

Kegiatan yang berlangsung pada sore hari itu dipimpin Penanggung Jawab Program Ketahanan Pangan Kompi 3, Iptu I Putu Budiasa, S.H., didampingi Koordinator Lapangan Ipda Yakob Tallo. Hadir pula Ketua Kelompok Tani Martinus Ndun beserta anggota kelompok tani setempat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
WALHI NTT Minta Audit Ekologis Proyek K-SIGN Rote Ndao, Lindungi Pesisir dan Masyarakat Lokal

Di atas lahan seluas 400 meter persegi milik warga, Indrarawati Sooai, personel Brimob dan petani bahu-membahu melakukan penyiraman, pembersihan gulma, serta pengecekan kesehatan tanaman jagung yang kini memasuki usia enam minggu.

“Kami pastikan setiap tanaman mendapat perawatan maksimal agar terhindar dari hama dan dapat menghasilkan panen optimal. Ini bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat,” kata Iptu I Putu Budiasa di lokasi.

Kondisi tanah yang subur dan ketersediaan air dari sumur di sekitar lahan menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Namun, pelaksanaan di lapangan masih dihadapkan pada sejumlah kendala.

“Kami masih kekurangan pupuk, pestisida, bibit unggul, dan peralatan pertanian. Tapi semangat kami dan para petani tidak pernah padam,” lanjut Iptu Budiasa.

Sinergi Polri dan Masyarakat

Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi arahan pimpinan Polri agar institusi tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan.

“Program Ketahanan Pangan ini bukti bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus melakukan perawatan rutin hingga masa panen,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara Brimob dan kelompok tani di Rote Ndao dapat menjadi model sinergitas yang meningkatkan produktivitas pertanian daerah, sekaligus mendukung pencapaian Program Ketahanan Pangan Nasional.

Pemerintah pusat sebelumnya menargetkan penguatan sektor pertanian di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T, sebagai fondasi ketahanan pangan. Keterlibatan Brimob Polda NTT di Rote Ndao dinilai menjadi langkah konkret untuk mendorong kemandirian pangan dari tingkat desa.

Perawatan tanaman di Desa Persiapan Ne’e akan terus dilakukan secara berkala hingga memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan. (nr3).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *