Ba’a, NusaROTE.ID – Dugaan adanya permintaan sejumlah uang kepada kepala sekolah penerima dana revitalisasi bidang pendidikan tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao mencuat ke publik.
Informasi tersebut disampaikan sejumlah kepala sekolah yang mengaku mendapat tekanan dari oknum yang disebut-sebut berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao.
Empat kepala sekolah jenjang SD dan SMP dari sekolah penerima program menghubungi media ini melalui telepon seluler pada 9 September 2026. Mereka meminta identitasnya tidak dipublikasikan dengan alasan keamanan dan kenyamanan.
Berdasarkan keterangan para kepala sekolah, terdapat dua oknum yang diduga aktif meminta sejumlah uang kepada sekolah penerima program.
Kedua oknum tersebut disebut berinisial SD, yang bertugas di Bidang Sarana dan Prasarana, serta EM, yang sebelumnya bertugas di Bidang Sarpras dan kini berada di Seksi Kurikulum.
Para kepala sekolah mengaku kedua oknum tersebut diduga menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi dapat diterima sekolah karena adanya perjuangan mereka.
Mereka juga mengaku mendapat tekanan bahwa apabila tidak memberikan sejumlah uang, proses pencairan maupun pelaporan dana dapat dipersulit.
Selain itu, para kepala sekolah menyebut adanya informasi bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan kementerian dapat dibatalkan apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.
Dugaan Intervensi Pengadaan Material
Dugaan persoalan tidak hanya berkaitan dengan permintaan uang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
