Lahan Proyek Tambak Garam Rote Ndao Menuai Polemik, DPRD Usulkan Pembentukan Pansus

DPRD rote
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao di Ruang Sidang Utama pada Jumat (19/6/2026). (Foto: Jacky/NusaROTE.ID)
  • Bagikan

“Persoalan ini memicu kekhawatiran mendalam karena menyangkut hak-hak hidup warga yang terdampak langsung oleh Program Strategis Nasional (PSN) di daerah kami,” ujar salah satu perwakilan warga dalam rapat.

Pemkab Rote Ndao Pastikan Ganti Rugi Minimal Rp10 Juta per Hektar

Menanggapi rentetan aduan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memberikan klarifikasi bahwa seluruh tahapan awal proyek sebenarnya telah berjalan sesuai regulasi.

Mulai dari sosialisasi, penandatanganan berita acara kesepakatan, hingga pengukuran batas tanah oleh pihak pertanahan telah dilakukan sebelum alat berat diturunkan.

Pemerintah daerah memaparkan data perubahan luas lahan pasca-pengukuran tahap pertama:

Baca Juga:
Senator Hilda Manafe Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Rote Ndao, Mahasiswa Diminta Perkuat Persatuan Bangsa
  • Rencana Awal Luas Lahan: > 1.600 Hektar
  • Hasil Penyesuaian Pengukuran: ± 1.057 Hektar
  • Luas Area Terkonstruksi saat Ini: ± 616 Hektar

Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa secara prinsip, area persawahan aktif milik masyarakat sama sekali tidak boleh digarap untuk proyek. Namun, bagi lahan sawah yang telanjur terdampak fisik, pemda menggaransi pembayaran kompensasi minimal Rp10 juta per hektar.

Nilai tersebut didasarkan atas hasil verifikasi lapangan dan penilaian independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Pemda mengklaim sebagian realisasi pembayaran kompensasi sudah mulai disalurkan kepada warga yang datanya terbukti valid.

DPRD Desak Bentuk Tim Verifikasi dan Pansus Sengketa

Kendati pemda telah menyalurkan sebagian dana, DPRD Rote Ndao menilai langkah preventif dan konkret masih sangat diperlukan guna meredam konflik horizontal.

Baca Juga:
Polda NTT Tegaskan Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Subsidi, Kasus 3,2 Ton Solar di Rote Ndao Diselidiki

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version