Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan berat akibat pergerakan tanah.
Selain itu, mereka juga meninjau lima rumah warga yang mengalami kerusakan parah karena terdampak kondisi jalan dan pergeseran tanah di kawasan tersebut.
Kepala BPJN NTT, Janto, mengatakan hasil pengamatan awal menunjukkan adanya indikasi tanah yang telah jenuh oleh rembesan air dalam waktu lama sehingga menyebabkan ketidakstabilan struktur tanah di bawah jalan.
Karena itu, pihaknya akan melakukan kajian teknis lebih mendalam dengan memanfaatkan teknologi Geo Radar dan analisis foto satelit untuk mendeteksi kondisi struktur tanah di bawah permukaan.
“Kami akan menggunakan Geo Radar dan foto satelit untuk mengetahui kondisi sebenarnya di bawah permukaan tanah. Dalam waktu dekat langkah ini akan segera dilaksanakan,” ujar Janto.
Ia menegaskan bahwa data hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan metode penanganan permanen agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Pemda Siapkan Relokasi Warga Terdampak
Selain fokus pada penanganan jalan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyiapkan solusi bagi warga yang terdampak langsung akibat kerusakan di kawasan Letelangga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
