Ia menyoroti peran krusial Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis sebagai jaminan pasar bagi hasil pertanian petani.
“Koperasi Desa Merah Putih ke depan akan menjadi pusat pangan, tempat petani menjual hasil panen secara langsung, terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis. Petani tidak perlu lagi kesulitan mencari pembeli — negara hadir mengambil hasil pertanian mereka. DPC HKTI di setiap kabupaten harus menjadi jembatan agar program ini benar-benar dirasakan petani di lapangan,” jelasnya.
Ketua DPC HKTI Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, melalui Sekretaris DPC HKTI Kabupaten Rote Ndao, Nyongki Malelak, menegaskan pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan martabat profesi petani.
“Ini momentum yang baik bagi petani di seluruh Flobamora. Kami petani Rote Ndao menyambut baik kepemimpinan Bapak Fernando Soares. Petani sudah saatnya bangkit dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pekerjaan sebagai petani bukan profesi kelas dua — petani adalah penjaga lumbung kehidupan,” ujarnya.
Pelantikan DPC se-NTT ini diharapkan memperkuat jangkauan HKTI hingga ke tingkat desa, sehingga setiap kebijakan dan program pertanian dapat diterjemahkan secara tepat sasaran di seluruh wilayah NTT. (Nr1).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










