Kupang, NusaROTE.ID — Musyawarah Daerah sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Nusa Tenggara Timur berlangsung di Hotel Harper Kupang, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan struktur organisasi HKTI di tingkat kabupaten/kota sekaligus penegasan arah kebijakan untuk mendorong kesejahteraan petani di seluruh provinsi.
Pada kesempatan tersebut, Fernando Soares menerima amanah sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi NTT, atas permintaan mayoritas pengurus kabupaten dan kota se-NTT.
“Hampir semua pengurus kabupaten dan kota meminta saya memimpin HKTI Provinsi NTT, dan saya memutuskan untuk menerima amanah ini,” ujar Fernando usai pelantikan pengurus DPC.
Pelantikan puluhan pengurus DPC se-NTT menegaskan komitmen organisasi untuk hadir langsung di tingkat akar rumput. Mengingat sekitar 60 persen masyarakat NTT bermata pencaharian di sektor pertanian, kehadiran organisasi di tingkat kabupaten dinilai sangat strategis untuk menyelaraskan potensi lokal dengan program nasional.
“Kami harus hadir di tengah-tengah petani, di tengah sawah mereka. Petani kita harus naik kelas, harus mencapai kesejahteraan. Apalagi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian begitu besar pada dunia pertanian,” tegas Fernando.
Ia menyoroti peran krusial Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis sebagai jaminan pasar bagi hasil pertanian petani.
“Koperasi Desa Merah Putih ke depan akan menjadi pusat pangan, tempat petani menjual hasil panen secara langsung, terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis. Petani tidak perlu lagi kesulitan mencari pembeli — negara hadir mengambil hasil pertanian mereka. DPC HKTI di setiap kabupaten harus menjadi jembatan agar program ini benar-benar dirasakan petani di lapangan,” jelasnya.
Ketua DPC HKTI Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, melalui Sekretaris DPC HKTI Kabupaten Rote Ndao, Nyongki Malelak, menegaskan pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan martabat profesi petani.
“Ini momentum yang baik bagi petani di seluruh Flobamora. Kami petani Rote Ndao menyambut baik kepemimpinan Bapak Fernando Soares. Petani sudah saatnya bangkit dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pekerjaan sebagai petani bukan profesi kelas dua — petani adalah penjaga lumbung kehidupan,” ujarnya.
Pelantikan DPC se-NTT ini diharapkan memperkuat jangkauan HKTI hingga ke tingkat desa, sehingga setiap kebijakan dan program pertanian dapat diterjemahkan secara tepat sasaran di seluruh wilayah NTT. (Nr1).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










