Ia juga titip pesan keras: bantuan ini untuk dipakai bersama kelompok tani. Jangan dijual!
Kepala Dinas Pertanian Rote Ndao, Nixon M. Balukh, sampai minta tepuk tangan untuk Usman.
“Berikan tepuk tangan untuk Bapak Usman Husin yang sudah sampai di pusat tapi tidak lupa Rote Ndao. Beliau bukan hanya milik Rote Ndao saja, tetapi tidak pernah melupakan Rote Ndao,” kata Nixon.
Menurut Nixon, alsintan ini kunci untuk naikkan Indeks Pertanaman dari 1-2 kali jadi 3 kali setahun. Benih jagung hibrida diminta simpan baik-baik, tanam nanti pertengahan Desember saat hujan datang.
Senada, Anggota DPRD Rote Ndao, Valen Haning, beri warning keras. Tahun ini saja, total bantuan pertanian ke Rote Ndao tembus ratusan miliar, termasuk bibit Rp135 miliar.
“Ketika terima benih, jangan coba-coba dijual atau diperjualbelikan. Itu tidak boleh. Polisi dan jaksa akan masuk mengawasi. Kita ingin Rote Ndao hasilnya bagus dan jadi contoh terbaik,” tegas Valen.
Dari petani, suara haru datang dari Ketua Kelompok Tani Fuakdale, Yani Netti.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Usman Husin. Selama ini kami sangat memerlukan traktor untuk mengolah lahan, namun kami tidak memiliki kemampuan keuangan untuk membelinya, mengingat harga traktor yang relatif mahal,” ujar Yani.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










