“Kami masih kekurangan pupuk, pestisida, bibit unggul, dan peralatan pertanian. Tapi semangat kami dan para petani tidak pernah padam,” lanjut Iptu Budiasa.
Sinergi Polri dan Masyarakat
Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi arahan pimpinan Polri agar institusi tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
“Program Ketahanan Pangan ini bukti bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus melakukan perawatan rutin hingga masa panen,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara Brimob dan kelompok tani di Rote Ndao dapat menjadi model sinergitas yang meningkatkan produktivitas pertanian daerah, sekaligus mendukung pencapaian Program Ketahanan Pangan Nasional.
Pemerintah pusat sebelumnya menargetkan penguatan sektor pertanian di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T, sebagai fondasi ketahanan pangan. Keterlibatan Brimob Polda NTT di Rote Ndao dinilai menjadi langkah konkret untuk mendorong kemandirian pangan dari tingkat desa.
Perawatan tanaman di Desa Persiapan Ne’e akan terus dilakukan secara berkala hingga memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan. (nr3).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










