iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Paulus Henuk Pimpin Panen dan Gerakan Tanam Sorgum, Rote Ndao Perkuat Ketahanan Pangan

panen sorgum
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao Nikson Balukh, Camat Landu Leko Daniel P.J. Bolla, perwakilan Bank NTT Ade Ronny Oematan, Kepala Desa Daiama Heber Ferroh, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat panen sorgum di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Rote Ndao, Kamis (11/6/2026). (Foto: Kominfo Rote Ndao)
  • Bagikan

Ba’a, NusaROTE.ID – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat pengembangan sorgum sebagai salah satu komoditas pangan unggulan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Panen Sorgum, pembelian simbolis hasil panen oleh offtaker, Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani, serta Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 yang digelar di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, didampingi Wakil Bupati Apremoi D. Dethan. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao Nikson Balukh, Camat Landu Leko Daniel P.J. Bolla, perwakilan Bank NTT Ade Ronny Oematan, Kepala Desa Daiama Heber Ferroh, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, diaspora Rote Ndao, serta sejumlah mitra pengembangan sorgum.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen bersama di lahan Kelompok Tani Sepakat, Desa Daiama. Selanjutnya dilakukan pembelian simbolis hasil panen oleh pihak offtaker sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran hasil produksi petani.

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada para petani, Kelompok Tani Sepakat, diaspora Rote Ndao, yayasan mitra, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pengembangan komoditas sorgum di Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:
Kursi Lipat di Stand Pers Rote Ndao Raib Digondol Maling, UMKM Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Menurutnya, pengembangan sorgum sejalan dengan visi pembangunan daerah “Transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa” serta mendukung program prioritas Mbule Lima atau Rote Ndao Bertani yang dijalankan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Sorgum merupakan tanaman yang adaptif terhadap perubahan iklim, memiliki kandungan gizi tinggi, rendah gula, bebas gluten, dan berpotensi menjadi alternatif pangan lokal serta bahan baku pakan ternak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangannya sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan,” ujar Paulus Henuk.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur dan lahan pekarangan guna meningkatkan produksi sorgum. Selain itu, kelompok tani didorong mengembangkan produk turunan bernilai ekonomi seperti beras sorgum, tepung sorgum, biskuit, sirup atau gula sorgum, bioetanol, hingga berbagai produk olahan lainnya.

Ia menekankan pentingnya kemitraan antara petani, pemerintah daerah, diaspora, yayasan, dan pihak pembeli atau offtaker guna menciptakan kepastian pasar bagi hasil produksi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Diaspora Rote Ndao, Yayasan Sorgum Sejahtera Foundation (SSF), dan Sorgum Oma Joan (SOJ) yang telah mendukung pembelian hasil panen sorgum dari para petani.

Selain panen, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga melaksanakan Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani di Kelompok Tani Kecambah I, Dusun Naulaor, Desa Daiama. Kegiatan ini meliputi pemasangan papan nama kelompok tani, pengisian buku tamu, serta peninjauan administrasi kelompok.

Bupati menegaskan bahwa penguatan kelembagaan menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor pertanian. Pemerintah menargetkan pembenahan terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao melalui peningkatan kelas kemampuan kelompok, pembenahan administrasi, serta penguatan identitas kelompok tani.

Paulus Henuk juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya air yang tersedia, serta menjadikan sorgum sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Pemkab Rote Ndao melaksanakan Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 di lahan Kelompok Tani Sumber Harapan, Desa Tungganamo, Kecamatan Pantai Baru.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan melakukan penanaman sorgum secara simbolis bersama para petani. Keduanya juga berdialog mengenai berbagai strategi pengembangan komoditas sorgum, mulai dari peningkatan produktivitas, pemanfaatan lahan potensial, penguatan ketahanan pangan daerah, hingga peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian.

Gerakan Tanam Sorgum Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperluas areal tanam sorgum di Kabupaten Rote Ndao sekaligus memperkuat peran pangan lokal yang adaptif terhadap kondisi iklim sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan potensi yang dimiliki, sorgum diharapkan dapat menjadi komoditas strategis yang tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi daerah di Kabupaten Rote Ndao. (*/nr1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *