Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai proses pembentukan karakter, nasionalisme, dan tanggung jawab generasi muda.
“Pengukuhan yang kita laksanakan sore ini bukan seremonial, tetapi kita harus hayati dan renungkan,” ujarnya.
Bupati meminta seluruh anggota Paskibraka memahami makna pengibaran Sang Merah Putih sebagai simbol kedaulatan bangsa. Ia juga mengapresiasi kerja pembina, pelatih, dan panitia yang telah membina para pelajar hingga tahap pengukuhan.
“Anak-anak ini adalah putra-putri terbaik yang mendapat kepercayaan negara,” kata Paulus.
Ke-21 anggota Paskibraka dijadwalkan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao, 17 Agustus 2026. Pemerintah daerah berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan disiplin, kompak, dan menjaga kehormatan institusi. (nr3)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










