Ba’a, NusaRote.ID – Kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo ke Rote Ndao, Sabtu (30/05/2026), berakhir mengecewakan. Dari tiga proyek strategis dalam rundown, hanya satu yang sempat ditinjau. Itupun cuma 20 menit.
Pesawat jet pribadi menteri mendarat pukul 12.03 WITA di Bandara D.C. Saudale. Bupati Paulus Henuk, Kapolres AKBP Mardiono, pejabat Balai Besar Wilayah Sungai NTT II, BPJN, Dinas PUPR NTT, dan jajaran Pemkab sudah siaga menyambut.
Rundown Dibatalkan di Tengah Jalan
Tiga agenda resmi, yakni JIAT Sumur Bor RLLI-89 Lobalain, Daerah Irigasi Lanalona, dan Bendungan Manubulu di Rote Tengah.
Faktanya rombongan sempat jalan ke Sanggaoen, lalu putar balik. Langsung ke Sumur Bor RLLI-89 di Desa Lekunik. Pukul 12.23 WITA tiba, pukul 12.43 WITA sudah balik ke bandara. Irigasi Lanalona dan Bendungan Manubulu dicoret dari agenda tanpa penjelasan.
Warga: Ini Kunjungan Seremonial, Kayak Prank
Pembatalan sepihak memicu kemarahan warga. Banyak yang menilai kunjungan ini cuma seremonial. Sejumlah warga bahkan menyebut Menteri “prank” pemerintah daerah dan masyarakat.
“Awalnya masyarakat berharap Menteri bisa lihat langsung kondisi irigasi dan bendungan yang jadi kebutuhan utama petani. Tapi ternyata hanya sebentar dan langsung kembali,” kata warga yang minta namanya dirahasiakan.
Sejak pagi warga sudah menunggu di titik-titik tinjau. Harapannya Menteri dengar langsung keluhan infrastruktur dan irigasi. Harapan itu kandas di bandara.
Ketidakpuasan Menteri, Rapat Tertutup, Langsung Cabut
Di Sumur Bor RLLI-89, sumber menyebut Menteri menunjukkan ketidakpuasan pada kualitas pekerjaan. Ia langsung evaluasi pejabat teknis pendamping. Tapi tak ada penjelasan ke publik.
Sesampainya bandara, Menteri rapat tertutup bersama Bupati dan pejabat Balai Besar Wilayah Sungai NT II. Pukul 14.30 WITA, jet pribadi lepas landas. Rote Ndao ditinggal tanpa jawaban.
Hingga berita ini diterbitkan, Kementerian PU bungkam soal alasan pemangkasan agenda. Publik Rote Ndao kini menunggu apa hasil dari 20 menit kunjungan dan rapat tertutup itu untuk nasib irigasi serta bendungan mereka. (nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










