iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pulang dalam Peti Merah Putih: Wili Mbuik,Gugur ditembak KKB Papau, Keluarga Desak Keadilan

Reporter : Arwadi Adu Editor: Bobby F. Piras
Dibalut Bendera Merah Putih Peti Jenasah Wili Mbuik
Dibalut Bendera Merah Putih Peti Jenazah Almarhumah Wili Mbuik saat diusung dan diantar oleh Pihak Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda menuju Rumah Duka di Busalangga Rote Barat Laut, Jumat 11/9/2026. Foto : Arwadi/NusaROTE.ID
  • Bagikan

Namun keluarga memilih menahan diri.

“Saya tidak ada marah, saya biasa saja dan tidak ada rasa dendam. Cuma saya bilang, darah ini darah manusia. Tuhan di atas dan hukum yang akan mencari kamu,” tegas Hendrik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Usman Husin Salurkan 2.000 Bibit Durian Monthong ke Petani Rote Ndao, Buka Era Baru Pertanian di Pulau Terselatan NKRI

“Jangan Anggap Ini Biasa” — Tuntut Presiden dan Menteri HAM Turun Tangan

Keluarga tidak ingin kasus ini berhenti di liang lahat.

Mereka mendesak Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri HAM untuk serius mengusut tragedi tersebut.

“Kami sangat terpukul dan tidak terima. Almarhumah adalah tumpuan dan harapan satu-satunya bagi orang tua serta keluarga besar kami,” ungkap Benhard.

“Jangan anggap kematian ini sebagai hal yang biasa. Kami minta Pak Menteri HAM turunkan tim ke sana agar peristiwa ini terbuka terang benderang,” lanjutnya.

Menurut keluarga, Wili bersama korban lain sedang menjalankan tugas pelayanan masyarakat di bidang pertanian. Bukan dalam operasi militer.

Wili Kembali ke Rote, Keadilan Belum

Keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Papua Pegunungan, Pemkab Jayawijaya, Pemprov NTT, Pemkab Rote Ndao, dan semua pihak yang membantu proses evakuasi dan pemulangan.

Namun satu hal belum kembali bersama Wili: keadilan.

Ketika peti Merah Putih itu diturunkan di tanah Rote, tangis warga mengiringi satu tuntutan yang sama:

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *