iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sejarah! Stand PERS Pertama Kali Hadir di Pameran HUT RI Rote Ndao, Jadi Ruang Literasi dan Demokrasi

Arkines Molle, Pemred PenaEmas.com
Arkimes Molle, Pemred Pena-Emas.com
  • Bagikan

Ba’a, NusaROTE.ID – Babak baru keterbukaan informasi resmi dimulai di Kabupaten Rote Ndao. Untuk pertama kalinya sejak Pameran Pembangunan dan Expo UMKM digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Stand PERS tampil sebagai peserta resmi.

Kegiatan ini dipusatkan di Stadion Sepak Bola Christian Nehemia Dillak, Ba’a, dan menampilkan berbagai produk lokal serta capaian pembangunan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Kehadiran stand PERS ini langsung mencuri perhatian warga sejak dibuka oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH. 2 Agustus 2026.

Stand PERS tidak hadir sebagai pelengkap. Stand ini diinisiasi sebagai ruang edukasi publik untuk mengenalkan dunia jurnalistik dari dekat. Dua tokoh pers senior Rote Ndao, Arkimes Molle dan Endang Sidin selaku pembimbing. Mereka mengajak pengunjung melihat langsung bagaimana kerja wartawan: mulai dari turun ke lapangan, mewawancarai narasumber, menulis berita, hingga memilih informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Stand PERS bukan hanya hadir untuk menyampaikan berita, tetapi juga membangun kepercayaan publik, meningkatkan literasi informasi, dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang terbuka, transparan, dan demokratis,” jelas Arkimes Molle saat ditemui di Stand PERS, Kamis, 13/8/2026 malam.

Lebih dari Sekadar Stand Pameran

Menurut Arkimes dan Endang pers punya peran strategis. Di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya hoaks, masyarakat perlu ruang untuk belajar memilah mana informasi yang bisa dipercaya.

Fungsi itu yang coba diwujudkan melalui stand ini. Pengunjung dari berbagai kalangan, pelajar, ASN, hingga pelaku UMKM, terlihat antusias berdialog langsung dengan insan media. Ada yang bertanya cara menulis berita, ada juga yang curhat soal berita hoaks yang sempat membuat resah.

“Kami ingin masyarakat paham, wartawan itu bukan musuh. Kami mitra untuk mengawal pembangunan, menyuarakan aspirasi publik dan kontrol sosial,” tambah Endang

Buka Setiap Malam Hingga 31 Agustus

Untuk memastikan informasi publik berjalan lancar, dijadwalkan 2 wartawan piket setiap malam di Stand PERS. Kegiatan ini akan berlangsung hingga penutupan pameran pada 31 Agustus 2026.

Momentum ini diharapkan tidak berhenti di tahun ini saja. Baik Arkimes maupun Endang berharap Stand PERS bisa menjadi agenda tetap di setiap Pameran Pembangunan ke depan.

“Kalau literasi media kuat, demokrasi di daerah juga ikut kuat. Itu tujuan akhirnya,” tutup Arkimes.

Dengan hadirnya Stand PERS, Rote Ndao mengirim pesan jelas: pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga soal informasi yang jujur dan ruang publik yang sehat. (nr1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *