Ba’a, NusaROTE.ID – Jalan yang belum menghubungkan tiga kampung, kebutuhan air bersih, keterbatasan listrik, rumah tidak layak huni hingga minimnya akses pelayanan kesehatan menjadi persoalan mendasar yang disuarakan masyarakat Dusun Airani, Desa Tenalai, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao.
Persoalan tersebut terungkap saat Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH bersama Wakil Bupati Apremoi Dudelusi Dethan melakukan kunjungan kerja dan berdialog langsung dengan masyarakat, Kamis (29/10/2026).
Dalam dialog tersebut, masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada mendengar keluhan, tetapi menghadirkan solusi nyata.
Jalan Penghubung Tiga Kampung Jadi Prioritas
Salah satu persoalan yang mencuat adalah belum tersedianya akses jalan yang menghubungkan tiga kampung di Dusun Airani.
Bupati Paulus Henuk mengakui kebutuhan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat Airani harus mendapat perhatian. Ia menyebut, pemerintah akan mengecek kebutuhan anggaran untuk membuka akses jalan tersebut.
Sementara itu, untuk menghubungkan Airani hingga Pulau Usu yang menjadi pusat Desa Tenalai, dibutuhkan penanganan jalan dengan perkiraan panjang sekitar 14 kilometer.
“Kalau memungkinkan, kita berharap jalan penghubung tiga kampung ini bisa dikerjakan terlebih dahulu. Tahun depan baru dilanjutkan sampai Pulau Usu,” ujar Paulus.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










