Rote Barat, NusaROTE.ID – Pos Pelayanan Irene Oefoe resmi beralih status menjadi jemaat mandiri dalam lingkup Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) setelah sebelumnya berada dalam status ketergantungan di bawah Jemaat Ebenhaezer Sedeoen, Klasis Rote Barat.
Prosesi pemandirian sekaligus perhadapan dan serah terima jabatan pendeta tersebut berlangsung dalam ibadah pada Kamis (27/8/2026).
Ibadah peneguhan dipimpin oleh Pdt. Fransina K. Ledoh bersama Pdt. Fresna Mengga. Dalam momentum tersebut, Majelis Sinode GMIT menempatkan Pdt. Fresna Mengga sebagai pendeta jemaat untuk melayani Jemaat Irene Oefoe yang kini berdiri secara mandiri.
Sebelumnya, Pdt. Fresna Mengga melayani di Jemaat Petra Oederas, Klasis Rote Barat Daya.
Pemandirian jadi Tanda Kedewasaan Jemaat
Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, mengatakan pemandirian Pos Pelayanan Irene Oefoe merupakan momentum penting dalam perjalanan pertumbuhan jemaat.
Menurutnya, perubahan status menjadi jemaat mandiri tidak sekadar menyangkut struktur kelembagaan. Pemandirian juga menjadi tanda transformasi menuju kedewasaan iman sekaligus peningkatan tanggung jawab warga jemaat dalam menjalankan pelayanan.
Jemaat Irene Oefoe yang tumbuh di kawasan pesisir dengan kehidupan masyarakat yang erat dengan sektor kelautan dan pertanian, kata Saneb, perlu mampu membaca konteks lokal serta mengelola berbagai potensi yang dimiliki secara bijaksana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










