iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pos Pelayanan Irene Oefoe Resmi jadi Jemaat Mandiri GMIT, Pdt. Fresna Mengga Ditugaskan Melayani

klasis rote barat
Prosesi pemandirian sekaligus perhadapan dan serah terima jabatan pendeta tersebut berlangsung dalam ibadah pada Kamis (27/8/2026). (Foto: Sinode GMIT)
  • Bagikan

Relasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan jemaat bukan hanya dalam aspek kelembagaan, tetapi juga dalam kehidupan iman dan keseharian warga.

Pemandirian Bukan Berarti Lepas dari Sinode dan Klasis

Status mandiri memberikan ruang yang lebih besar bagi Jemaat Irene Oefoe untuk mengembangkan potensi internalnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Namun, kemandirian tersebut tidak berarti jemaat berjalan sendiri atau terlepas dari persekutuan GMIT.

Relasi dengan klasis dan sinode tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan pelayanan. Kemandirian justru diharapkan menjadi momentum bagi jemaat untuk semakin dewasa dalam mengelola sumber daya serta menjalankan panggilan pelayanan.

Dengan potensi masyarakat pesisir yang bergerak di bidang kelautan dan pertanian, Jemaat Irene Oefoe juga diharapkan mampu mengembangkan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dihadiri Pimpinan Klasis dan Pelayan GMIT

Prosesi pemandirian Jemaat Irene Oefoe dihadiri sejumlah pimpinan dan pelayan GMIT.

Baca Juga:
Usman Husin Beri Bantuan Rumpon untuk Nelayan Rote Ndao

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Klasis (KMK) Rote Barat Pdt. Juneatrida Fransiska Lenggu-Maahury, KMK Rote Barat Daya Pdt. Esri Epiyana Pono, jajaran pendeta GMIT, para undangan serta seluruh warga Jemaat Irene Oefoe.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *