Hal itu juga diperkuat bukti visual. Berdasarkan rekaman live penonton dan siaran YouTube, bola terlihat memantul ke kaki Fiksan, bukan ke tangan. Namun protes tidak mengubah keputusan. Tiga menit kemudian, PPH sukses mengeksekusi penalti di menit 49 dan unggul 1-0 hingga peluit akhir.
Kesaksian Kapten & Pemain: Bola Kena Kaki, Bukan Tangan
Kapten BBN Boys, Gerald Ledoh, ikut buka suara usai laga. Menurutnya, wasit memberi alasan Fiksan Son (19) lompat dan pukul bola.
“Wasit bilang, pelanggaran karena lompat dan pukul bola,” tutur Gerald.
Padahal menurut Gerald, kenyataannya Fiksan berada di posisi berbeda.
“Padahal kenyataannya Fiksan (19) berada bersama 1 pemain PPH (18) di belakang kanan, terpisah dari kerumunan pemain BBN, dan PPH saat tendangan sudut dilepaskan ke titik penalti,” jelasnya.
Kesaksian senada juga disampaikan pemain BBN Aldo Sulla (18). Ia menyebut saat bola dari tendangan sudut dilepaskan, pemain PPH yang melompat di dekatnya dan kiper BBN (Hendra Mulik).
“Saat itu saya, Kenzo Lidik (9), dan 1 pemain PPH nomor punggung 5 yang ikut melompat di dekat kiper. Sementara Fiksan (19) berada jauh di belakang dan tidak melompat,” ujarnya.
“Setelah bola jatuh ke belakang dan tepat di kaki pemain nomor 18 PPH. Baru bola itu ditendang dan memantul di kaki Fiksan (19),” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










