iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Rote Ndao Geger, Jenazah Membusuk Ditemukan Mengapung di Hutan Bakau Pantai Ingguhun

jenazah di rote
Penemuan jenazah di kawasan hutan bakau Pantai Ingguhun, Dusun Lutu, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (15/5/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Lobalain, NusaRote.ID – Warga Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan penemuan jenazah tanpa identitas di kawasan hutan bakau Pantai Ingguhun, Dusun Lutu, Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (15/5/2026).

Jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan telah membusuk. Saat ditemukan, korban tidak lagi memiliki kedua tangan dan kedua kaki.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Penemuan mayat tersebut bermula ketika Yapi Mandala (42), warga Desa Suelain, bersama beberapa rekannya mendatangi Pantai Ingguhun pada Jumat pagi. Mereka mencium aroma menyengat di sekitar lokasi hutan bakau.

Merasa curiga, Yapi bersama rekannya kemudian menelusuri sumber bau tersebut. Mereka menemukan sebuah bungkusan hitam mengapung di sekitar pohon bakau.

Baca Juga:
18 Hari Kasus 3 Ton Solar Subsidi di Rote Ndao Mengendap, Publik Pertanyakan Transparansi Polisi

Setelah diperiksa lebih dekat, bungkusan itu ternyata merupakan jenazah manusia yang sudah dalam kondisi membusuk dan mengapung dalam posisi telungkup di atas permukaan air laut.

Korban ditemukan mengenakan baju lengan panjang berwarna biru gelap dengan kombinasi putih serta celana pendek abu-abu bergaris putih.

Polisi juga menemukan tali nilon warna biru yang melilit tubuh korban dari bagian perut hingga kepala.

Selain itu, di sekitar lokasi penemuan jenazah terdapat dua buah tulang yang diduga bagian tubuh korban.

Baca Juga:
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *