“Anggota DPRD itu reses ada anggaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lapar. Saat saya reses, bapak, mama, adik-adik pasti kebagian makan, minum dan isap-isap,” ujarnya, disambut tawa warga.
Dengan gaya penyampaian yang santai, Agustaf menjelaskan bahwa istilah “isap-isap” yang dimaksudnya mencakup kebiasaan masyarakat, seperti menikmati sirih pinang, tembakau, merokok dan permen, serta berbagai konsumsi yang disediakan selama kegiatan berlangsung ƴakni makan minum dan snack.
Ia menegaskan, masyarakat yang datang tidak boleh merasa diabaikan, termasuk anak-anak yang turut hadir mendampingi orang tua mereka.
Baginya, menyerap aspirasi bukan hanya tentang mencatat daftar kebutuhan, tetapi juga membangun komunikasi yang terbuka dan menghadirkan suasana kekeluargaan antara wakil rakyat dan masyarakat.
20 Janda, Duda, dan Anak Yatim Terima Bingkisan Kasih
Selain menyerap aspirasi pembangunan, reses di Desa Oebau juga diwarnai aksi berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 20 orang yang terdiri atas janda, duda, dan anak yatim piatu menerima bingkisan kasih dari Agustaf Dethan.
Bingkisan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian kepada warga, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










