Workshop tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman aparatur desa sekaligus memperkuat akuntabilitas dalam penggunaan dana desa.
Efisiensi Anggaran, Dana Desa Harus Tepat Sasaran
Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melalui Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Petson Hangge, menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.
Menurut Petson, kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah dan pemerintah desa semakin selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
Setiap anggaran harus dikelola secara efisien dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Efisiensi anggaran membuat kita harus menetapkan prioritas pembangunan dan memastikan setiap anggaran dikelola secara efisien, akuntabel, dan transparan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan.
“Indikator keberhasilan bukanlah seberapa besar anggaran dibelanjakan, tetapi sejauh mana anggaran tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, Petson berharap workshop tersebut mampu meningkatkan kapasitas kepala desa agar dapat mengelola dana desa secara profesional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan Dana Desa Dimulai dari Integritas
Petson juga mengingatkan bahwa pengawasan penggunaan dana desa bukan semata-mata menjadi tanggung jawab BPKP, Inspektorat maupun aparat penegak hukum.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










