iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

450 Kuda Ramaikan Hus Kuda Usman Husin Cup II, Lapangan Ombok Rote Ndao Banjir Penonton

450 Kuda Berhias Ramaikan Hus Kuda Usman Husin Cup II
450 Kuda Ramaikan Hus Kuda Usman Husin Cup II, festival budaya warisan Pulau Rote ini digelar di Lapangan Ombok Desa Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Kamis, 2/7/2026. (Foto : Arwadi/NusaROTE.ID)
  • Bagikan

Ba’a, NusaROTE.ID – Festival Hus Kuda Usman Husin Cup II sukses menyedot perhatian ribuan warga. Lapangan Ombok, Desa Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao penuh sesak pada Kamis (2/7/2026) untuk menyaksikan 450 ekor kuda tampil dalam festival budaya warisan Pulau Rote.

Peserta menunggangi kuda dengan busana adat khas Rote. Atraksi yang ditampilkan memukau ribuan penonton yang memadati arena sejak pagi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
IAKN Kupang Lepas 1.028 Mahasiswa KKN, Siap Mengabdi di Rote Ndao, Sabu Raijua, Kupang dan TTS

Festival ini dinilai lebih dari sekadar hiburan. Hus Kuda menjadi simbol persatuan, pelestarian budaya, sekaligus kebanggaan masyarakat Rote Ndao. Tingginya antusiasme warga menunjukkan potensi besar tradisi ini menjadi agenda budaya unggulan yang dapat mendorong pariwisata dan ekonomi lokal.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, berkomitmen menjadikan Hus Kuda sebagai event tahunan.

“Saya ingin Hus Kuda ini terus berkembang. Ke depan kita agendakan menjadi event tahunan dan dipadukan dengan pacuan kuda sehingga menjadi daya tarik budaya yang lebih besar dan semakin mengangkat nama Rote Ndao,” ujar Usman.

Ia menegaskan, Hus Kuda adalah warisan leluhur yang wajib dijaga dan dikenalkan ke generasi muda.

Baca Juga:
Diduga Kebut, Mobil Sigra Tabrak Tiang Listrik di Pantai Baru, 4 Penumpang Selamat

“Ini warisan dari leluhur yang harus terus kita jaga. Kita ingin anak-anak kita tetap mengenal tradisi Hus Kuda dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” katanya.

Keunikan tradisi ini terletak pada keterbukaannya. Siapa saja boleh ikut menjadi penunggang, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa batas usia, asal mampu mengendalikan kuda. Kebersamaan, sportivitas, dan persatuan menjadi nilai utama.

Hadir dalam acara ini Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, anggota DPRD Rote Ndao, para Maneleo, kepala desa, tokoh masyarakat, dan ribuan warga dari berbagai penjuru Pulau Rote.

Dengan skala 450 ekor kuda dan sambutan luar biasa, Hus Kuda Usman Husin Cup II membuktikan budaya lokal punya daya tarik wisata yang kuat. Festival yang rencananya dipadukan dengan pacuan kuda ini diharapkan menjadi ikon budaya Rote Ndao di tingkat nasional, sekaligus berdampak pada pelestarian budaya, pariwisata, dan perekonomian warga. (Nr3)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *