Ba’a, NusaROTE.ID – Festival Keluarga Malole Tahun 2026 resmi digelar di Kabupaten Rote Ndao, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Bapa Hebat – Mama Bijak, Wujudkan Generasi Emas Indonesia” tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Selancar Arungi Indonesia (Arungi) Affiliate of Surfaid, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao.
Festival dibuka secara resmi oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dan dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng, Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan, serta berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan pasangan seniman Widi Mulia dan Dwi Sasono, Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila, serta Direktur Eksekutif Arungi Dinnia D. Joadadibrata.
Angkat Tema Pengasuhan Anak dan Peran Orang Tua
Festival Keluarga Malole 2026 diisi dengan talkshow parenting bertajuk “Mengasuh Bersama, Anak Tumbuh Sehat dan Bahagia”.
Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Deputi Kemendukbangga Bonivasius Prasetya Ichtiarto, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Ketua TP PKK Rote Ndao Yanne Henuk-Pellokila, pasangan Widi Mulia dan Dwi Sasono, serta Direktur Eksekutif Arungi.
Talkshow yang dipandu Wakil Direktur Program Arungi, Endah Setyaningsih, menyoroti pentingnya kolaborasi antara ayah dan ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Selain sesi diskusi, kegiatan juga diramaikan dengan Deklarasi Janji Bapa yang dipimpin langsung oleh Bupati Rote Ndao dan diikuti seluruh peserta.
Suasana semakin semarak dengan digelarnya Lomba Bapa Bisa Masak 4 Bintang. Para peserta dinilai berdasarkan lima kategori, yaitu cita rasa, penyajian (plating), kreativitas, kebersihan dan higienitas, serta kesesuaian dengan tema kegiatan.
Festival juga dimeriahkan dengan pertunjukan tarian tradisional, pembacaan puisi oleh pelajar sekolah dasar, berbagai permainan edukatif, serta pembagian doorprize kepada peserta.
Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, nilai-nilai kehidupan, dan pembentukan karakter.
Ia menilai pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan Indonesia.
Karena itu, Kemendukbangga terus mendorong penguatan keluarga melalui berbagai program prioritas, seperti Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Program tersebut sejalan dengan tema Festival Keluarga Malole 2026 yang mendorong keterlibatan lebih aktif para ayah dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Bupati Paulus Henuk Ajak Wujudkan Generasi Rote Ndao yang Unggul
Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada Kemendukbangga dan Arungi Affiliate of Surfaid yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendukung pembangunan keluarga.
Menurutnya, Festival Keluarga Malole bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan bersama untuk membentuk generasi Rote Ndao yang unggul, sehat, cerdas, dan berkarakter.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai pondasi pembangunan daerah dan bangsa.
“Dari Rote Ndao kita tunjukkan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan masyarakat yang kuat akan membawa daerah ini menuju kemajuan yang berkelanjutan,” tegas Paulus Henuk.
Melalui Festival Keluarga Malole 2026, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan bersama dan pembangunan keluarga semakin meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi emas Indonesia yang berkualitas di masa depan. (*/nr1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










