Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas gabah sekaligus meningkatkan risiko serangan hama.
“Perlu edukasi kepada masyarakat agar gabah tidak disimpan terlalu lama. Bulog bersama Dinas Pertanian perlu menyampaikan informasi secara masif sehingga masyarakat memahami waktu yang tepat untuk menjual hasil panennya dan tetap memperoleh keuntungan,” ujar Paulus Henuk.
Pemkab Dorong Pembangunan Gudang Baru
Selain memantau stok gabah, pertemuan tersebut juga membahas rencana pembangunan gudang Bulog baru di Kabupaten Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk bahkan langsung berkoordinasi melalui sambungan telepon dengan pimpinan Perum Bulog NTT dan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan gudang tambahan.
Penambahan kapasitas penyimpanan dinilai penting seiring meningkatnya produksi pertanian di Kabupaten Rote Ndao.
Tak hanya itu, Bupati juga mengusulkan agar status Gudang Bulog Rote Ndao ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Bulog.
Menurutnya, usulan tersebut layak dipertimbangkan karena Rote Ndao merupakan daerah kepulauan dengan tren produksi dan penyerapan gabah yang terus meningkat setiap tahun.
BUMD Didorong jadi Mitra Bulog
Kepala Gudang Bulog Rote Ndao, Leksi Ndolu, menjelaskan bahwa Bulog saat ini membuka peluang kemitraan melalui skema maklon.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaRote.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










